Panduan Terlengkap untuk Bangun Rumah
Ketahui hal-hal yang harus dipersipkan dalam membangun rumah agar hasil bangunan berkualitas dan modern

Apakah Anda Pemilik Rumah yang Baik?

April 30th, 2016

tanya 2Setiap pemilik rumah memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang baik dan ada juga yang buruk. Maksudnya adalah ada yang dengan senang hati merawat dan menjaga rumah dengan baik dan ada juga yang tidak mempedulikan rumah mereka sama sekali sehingga kondisi rumah terlihat berantakan dan tidak terawat. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk pemilik rumah yang baik? Jika Anda merasa belum dan ingin menjadi pemilik rumah yang baik, Anda harus tahu dulu apa yang harus Anda lakukan. Ya, pemilik rumah yang baik harus melakukan hal-hal di bawah ini:

Merawat rumah secara optimal

Merawat rumah merupakan sebuah keharusan bagi setiap pemilik rumah. Sayangnya, ada banyak pemilik rumah di luar sana yang tidak begitu peduli dengan kediaman mereka sehingga merawat rumah pun mereka tidak pernah melakukannya. Jika Anda ingin menjadi pemilik rumah yang baik, Anda harus merawat rumah Anda secara optimal. Caranya? Bersihkan rumah setiap hari dengan menyapu lantai, mengepel, dan menyedot debu dan kotoran di perabotan rumah. Di samping itu, ketika ada perabotan atau bagian rumah yang rusak, Anda harus memperbaikinya sesegera mungkin. Jika tidak tahu apa yang harus dilakukan, jangan membiarkannya begitu saja. Sebaiknya pekerjakan tukang untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Menghidari hal-hal buruk yang dapat merusak rumah

Ada banyak hal-hal buruk yang dapat merusak rumah dan sayangnya kebanyakan orang tidak menyadari akan hal ini. Apa sajakah hal-hal buruk yang dimaksud? Pertama, menghidupkan kompor ketika berpergian keluar rumah. Hal ini dapat memicu ledakan pada alat masak yang dipakai karena temperatur yang terlalu panas dan memicu percikan api. Apabila rumah terbuat dari kayu, dalam hitungan menit saja, si jago merah sudah merayap kemana-mana. Kedua, membuang sampah sembarangan. Hal ini tidak hanya membuat lingkungan kotor dan bau tapi juga menimbulkan resiko banjir, terutama di musim hujan. Ketiga, membiarkan kerusakan-kerusakan kecil pada bagian rumah atau peralatan di rumah, seperti dinding, lantai, atap, pipa air, dan lain sebagainya. Bayangkan jika pipa bocor dan tidak dibenahi sama sekali, lama kelamaan, pipa akan pecah dan air akan masuk ke dalam rumah. Jika dinding retak, lama kelamaan dinding akan berlubang dan bahkan bisa saja roboh.

Dengan demikian, hindari hal-hal buruk yang dapat merusak rumah apapun alasannya. Selalu berpikir dua kali sebelum mengambil suatu tindakan. Pikirkan juga dampak buruk yang bisa saja ditimbulkan terhadap kediaman Anda.

Meningkatkan nilai jual rumah

Pemilik rumah yang baik akan mencari cara untuk terus meningkatkan nilai jual rumahnya. Memang hal ini tidak dilakukan secara instan, melainkan secara bertahap karena ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Pertanyaannya adalah apakah Anda tahu apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai jual rumah? Ada banyak hal yang bisa dilakukan, seperti membangun fasilitas baru baik itu taman bermain, kolam renang, taman bunga, dan lain sebagainya, merenovasi bagian-bagian rumah tertentu agar terlihat lebih menarik, dan meningkatkan rumah sehingga menjadi dua atau tiga lantai. Semua ini memang tidak bisa dilakukan dalam sekali periode, kecuali jika Anda memiliki dana yang melimpah. Apapun bentuk upaya Anda dalam meningkatkan tampilan dan melengkapi fasilitas rumah Anda, hal-hal tersebut akan menambah nilai jual rumah itu sendiri. Oya, pastikan untuk pandai dalam merencanakan hal-hal ini agar Anda tidak mengalami masalah keuangan, oke!

Agar Tak Salah Pilih Penyedia Besi Baja Polos Online

April 22nd, 2016

besi beton polosApakah Anda berencana untuk membeli besi baja polos dalam jumlah besar secara online? Jika iya, pastikan untuk berhati-hati dan tidak salah pilih penyedia karena apabila Anda salah pilih, besar kemungkinan Anda akan mengalami rugi besar. Mengapa demikian? Perlu diketahui bahwa toko besi dan baja online yang jual besi beton polos tidak semuanya bisa dipercaya. Mereka bisa saja melakukan tindak penipuan di mana pesanan Anda tidak pernah dikirim dan mereka menghilang begitu saja. Bayangkan jika Anda sudah memesan ratusan besi baja polos dan melakukan transfer jutaan rupiah, tentu Anda akan sangat menyesali kesalahan ini.

Untuk menghindari kesalahan dalam memilih penyedia produk ini, ada baiknya untuk mengikuti tips berikut:

Cari tahu pengalaman penyedia

Caranya bagaimana? Silahkan kunjungi halaman tentang saya/tentang kami/about di situs resmi si penyedia dan kemudian baca informasi mengenai kapan penyedia tersebut memulai bisnisnya. Anda juga jangan langsung percaya begitu saja apabila Anda mendapatkan informasi yang mengatakan bahwa toko besi dan baja online sudah beroperasi belasan tahun lamanya. Sebaiknya baca juga reviews dari situs-situs lain dan coba cari tahu hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pengalaman si penyedia. Pada umumnya, apabila penyedia besi baja polos sudah berpengalaman, klien mereka dan perusahaan yang memproduksi besi dan baja sudah banyak. Nah, jika ditemukan informasi bahwa klien dan partner usaha mereka masih kurang dari 10 orang, tentu hal ini patut dicurigai. Mana mungkin penyedia tersebut berpengalaman jika klien dan rekan bisnisnya saja masih sangat sedikit.

Hubungi nomor telpon dan kunjungi akun media sosial si penyedia

Pada umumnya, toko besi dan baja online memberikan nomor telpon yang bisa dihubungi untuk memudahkan konsumen untuk menghubungi mereka. Nah, jika nomor telpon tidak dicantumkan di dalam situs mereka, sebaiknya pilih penyedia lainnya karena bisa dipastikan bahwa mereka tidak bisa dipercaya. Sebaliknya, jika nomor telponnya ada, coba hubungi dan pastikan bahwa mereka memberikan respon dengan cepat. Di samping itu, penyedia yang profesional tentu tak sungkan memberitahukan apa saja akun sosial media mereka yang bisa dikunjungi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen. Anda sangat dianjurkan untuk mengunjungi akun media sosial si penyedia untuk melihat kebenaran informasi terkait produk, pengalaman, dan konsumen mereka. Bila isi akun jejaring sosial mereka dipenuhi dengan komentar-komentar pedas dan tidak ada tanggapan sama sekali, itu artinya si penyedia tidak profesional dan tidak bisa dipercaya.

Baca testimonial dari para pembeli

Hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi halaman testimonial dari para pembeli. Tujuan melakukan hal ini, tak lain dan tak bukan adalah untuk mengetahui respon dan kepuasaan konsumen terhadap layanan dan produk yang ditawarkan. Apabila ada puluhan konsumen yang memberikan komentar positif dan baik terhadap penyedia, Anda boleh mempercayai si penyedia tersebut. Sebaliknya, jika banyak yang mengeluhkan dan tidak merekomendasikan, segera cari penyedia lainnya.

Masih belum menemukan toko online yang tepat yang menyediakan besi beton polos? Jika iya, pertimbangkan untuk mempercayai TokoBesiBaja.com yang juga menyediakan berbagai produk besi dan baja, termasuk pagar BRC. Silahkan cek harga di sini. Toko besi dan baja online ini menyediakan besi beton polos berkualitas dengan berbagai ukuran dan harga. Mudah-mudahan, Anda puas dengan produk yang ditawarkan dan bisa berlangganan dengan distributor besi dan baja terpercaya dan berpengalaman ini.

Jangan Asal Membangun Rumah!

April 21st, 2016

bangun-rumah-sendiriSemua orang pasti menginginkan memiliki rumah sendiri walaupun ukurannya kecil atau minimalis. Hal inilah yang mendasari banyak orang untuk membangun rumah di tanah kosong tanpa izin bangun rumah yang resmi, surat-surat kepemilikan rumah yang sah, dan asal usul tanah yang jelas. Sebagian lainnya tertipu oleh oknum-oknum tertentu yang menjual tanah yang sebenarnya bukan miliknya tapi diakui milik pribadi. Membangun rumah tidak boleh asal-asalan karena perlu diketahui dulu surat kepemilikan tanah. Setelah semuanya jelas, barulah meminta surat izin membangun rumah agar rumah tidak menjadi sengketa suatu hari nanti.

Apakah Anda berencana untuk membangun rumah dalam waktu dekat? Jika iya, pastikan untuk tidak asal membangun, kecuali ingin:

Mengalami masalah sengketa tanah

Jika Anda sering menonton tv atau membaca berita di koran, tentu Anda tahu bahwa sengketa tanah dapat menyebabkan banyak kerugian. Biasanya, kedua pihak yang bertikai akan baku hantam karena merasa dirugikan. Sampai ada beberapa kasus yang menyebabkan salah satu pihak ada yang meninggal karena ditusuk, dipukul, atau ditembak oleh pihak lainnya. Tidak sampai disitu saja, ketika pengadilan memutuskan siapa yang berhak memiliki tanah, ruang persidangan akan ricuh karena pihak yang kalah mengamuk dan melampiaskan rasa kesal mereka.

Apabila Anda adalah orang yang berpendidikan, tentu menghindari pertikaian adalah suatu keharusan. Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak asal membangun rumah. Pastikan bahwa Anda benar-benar menjadi pemilik tanah yang sah dengan cara mendapatkan surat keterangan dari pemerintah setempat dan dari kelurahan.

Merasakan ketidaknyamanan

Membangun rumah asal-asalan tidak hanya menimbulkan masalah sengketa tanah tapi juga masalah ketidaknyamanan. Ya, bayangkan jika rumah dibangun di atas tanah bekas hutan, tentu di sana akan banyak sekali rayap, tikus, semut, kecoa, dan hewan liar lainnya yang bisa saja masuk ke dalam rumah dan merusak perabotan rumah tangga. Di sisi lain, jika rumah di bangun di atas kuburan, pasti Anda akan menemui sesuatu yang ganjil atau tidak sesuai dengan akal pemikiran manusia. Anda boleh saja tidak percaya dengan hal-hal berbau mistis tapi apabila lokasi rumah Anda berada di lingkungan mereka, besar kemungkinan ketidaknyamanan akan Anda rasakan. Anda mungkin tidak akan percaya jika belum mengalami kejadian mistis itu sendiri. Btw, jika Anda punya bayi, buah hati Anda akan sering demam tinggi dan menangis karena ketakutan. Begitu juga dengan anggota keluarga lainnya. Mereka pasti tidak akan betah dan memilih untuk pindah ke tempat lain.

Mengalami tindak kejahatan

Oke, jika hak kepemilikan tanah sudah sah di tangan Anda dan lokasi rumah bebas dari hama dan hal-hal gaib. Namun, bagaimana dengan keamanan di lokasi rumah Anda. Apabila Anda ternyata memilih tempat tinggal di kawasan yang rawan tindak pencurian dan perampokan, cepat atau lambat Anda akan mengalami tindak kejahatan. Pada awalnya, mungkin pakaian di jemuran yang hilang dan akhirnya rumah Anda benar-benar disatroni perampok sehingga benda-benda berharga di dalam rumah raib dibawa kabur perampok. Yang rugi siapa? Tentu Anda sendiri. Mau menyalahkan orang lain? Hal itu tidak dibenarkan karena bisa memicu pertikaian dan membawa Anda ke meja hijau jika Anda tidak cukup bukti.

Anda tidak ingin mengalami semua masalah ini, bukan? Oleh sebab itu, pastikan lokasi rumah yang dipilih aman dan bebas hama atau hal-hal berbau mistis serta pastikan bahwa surat kepemilikan tanah yang sudah dipegang legal. Di samping itu, minta surat izin bangun rumah kepada pemerintah setempat dan kelurahan.

Yang Perlu Diketahui jika Ingin Meraup Untung sebagai Penyedia Jasa Laser Cutting

April 20th, 2016

Penyedia Jasa Laser CuttingLaser cutting menjadi salah satu wujud kecanggihan teknologi, yang mana dapat memotong, melubangi, serta mengukir aneka ragam material mulai dari besi, kayu, akrilik, kaca, kulit, sampai material kertas hanya dengan memanfaatkan laser. Laser cutting sendiri dimanfaatkan oleh pihak industri, kontraktor bangunan, desainer baju, pebisnis undangan pernikahan, perusahaan, sekolah, dan pihak-pihak lainnya yang menyukai seni ukir. Banyak pihak yang memilih untuk memanfaatkannya karena bisa memotong, melubangi, atau mengukit suatu material dengan motif yang rumit dengan durasi yang cukup singkat, tapi tidak sedikitpun mengurangi kerapian dari hasilnya. Permintaan jasa ini yang terbilang banyak sesungguhnya menjadi peluang untuk meraup peruntungan. Belum juga ada panggilan kerja? Sudah bosan jadi pegawai yang penuh tekanan? Pertimbangkan untuk menjadi penyedia jasa laser cut. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

Memerlukan modal yang relatif besar

Pada dasarnya, keuntungan yang besar akan beriringan dengan modal yang besar. Termasuk ketika And menjalankan bisnis di bidang jasa laser cutting. Anda memang memiliki potensi mendapatkan keuntungan yang besar, tapi Anda pun harus mengeluarkan modal yang relatif besar. Modal besar tersebut dialokasikan untuk:

  • Pembelian mesin laser cutting. Mesin laser cutting sendiri memiliki beragam merek, ukuran, dan fitur yang berbeda-beda. Semakin top merek, besar ukuran, dan banyak fitur pada mesin laser cutting, harga jual yang ditawarkan akan semakin mahal. Secara garis besar, untuk mesin laser cutting berukuran kecil harganya kurang lebih 50 jutaan sedangkan yang besar kurang lebih 100 jutaan. Kalau memiliki modal minim, mesin laser cutting second bisa dipertimbangkan. Namun, pastikan masih memberikan hasil yang baik.
  • Pembelian komputer. Untuk bisa menjalankan mesin laser cutting, perlu adanya komputer yang bakal memberikan perintah. Artinya, dari modal yang dimiliki, Anda akan mengalokasikannya untuk pembelian komputer. Harga pembelian komputer sendiri juga ditentukan oleh merek yang Anda pilih, fitur, & tepat di mana membelinya. Kalau diambil rata-rata, kira-kira investasi untuk komputer kurang lebih 10 jutaan.

Jika modal yang harus dimiliki dirasa terlampau besar, coba pikirkan untuk menyediakan jasa bending plat.

Membutuhkan tempat yang tepat

Ketika Anda menjalankan bisnis dalam bidang jasa laser cutting, tempat yang akan dipilih harus benar-benar dipikirkan. Hal ini lantaran dalam prosesnya, laser cutting akan mengeluarkan suara bising yang bakal membuat telinga tidak nyaman. Jangan sampai orang di sekitar menjadi tidak nyaman karena terganggu. Jika memang Anda sebelumnya membeli lahan baru kemudian di bangun, Anda harus mengurus surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan membuat AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

Dokumen-dokumen terkait pengurusan IMB:

  • Surat permohonan IMB
  • Fotokopi KTP
  • NPWP
  • Tanda bukti kepemilikan tanah
  • Dsb

Kalau sudah keluar IP (Izin Pembangunan), Anda bisa memulai pembangunan.

Dalam pembuatan AMDAL, untuk pertama kalinya Anda akan melewati proses penapisan wajib AMDAL terlebih dahulu. Proses ini untuk menentukan apakah bisnis Anda layak AMDAL atau tidak. Jika tidak wajib, cukup menyusun UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan). Jika wajib AMDAL, akan melewati proses penyusunan & penilaian KA-ANDAL (Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup) kemudian dilanjutkan dengan penyusunan & penilaian ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan), RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan), dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL).

Melakukan promosi yang optimal

Tantangan bagi Anda jika menjalankan bisnis yang punya prospek menjanjikan adalah persaingan yang ketat. Untuk bisa menghadapi persaingan ini, Anda wajib melakukan promosi yang optimal. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini menuntut Anda melakukan promosi via digital atau disebut dengan digital marketing. Adapun beberapa metode digital marketing yang bisa Anda aplikasikan:

  • Media sosial marketing. Dengan memanfaatkan pengguna media sosial yang berjibun & banyaknya aktivitas masyarakat setiap harinya di media sosial, Anda bisa mendapatkan banyak konsumen.
  • Artikel marketing. Sekian persen pengguna internet mengakses berita atau informasi. Oleh karenanya, menjadikan artikel sebagai media promosi disinyalir menjadi tindakan yang efektif. Tak lupa selipkan link menuju situs online Anda dengan keyword yang relevan & banyak dicari.

Sebelum Beli Lahan di Dataran Tinggi untuk Bangun Rumah, Pertimbangkan Ini

March 7th, 2016

Beli Lahan di Dataran Tinggi untuk Bangun RumahRumah di dataran tinggi bisa dibilang istimewa. Istimewa di sini dalam hal view-nya. Bagaimana tidak? Setiap hari penghuni rumah bisa merasakan indahnya pemandangan dari pegunungan, bentangan sawah, atau perkampungan penduduk. Belum lagi cuacanya yang sejuk sehingga penggunaan AC atau kipas angin tidak begitu diperlukan terutama saat malam hari. Kondisi inilah yang membuat lahan di dataran tinggi banyak dilirik sebagian orang untuk dibangun sebuah rumah di samping villa. Apakah Anda salah satu di antara orang tersebut? Sebaiknya pertimbangkan beberapa faktor berikut:

Tingkat kemiringan

Coba cek tingkat kemiringan dari lahan yang bakal dibeli. Apabila sangat curam, sebaiknya pikirkan lagi untuk membelinya. Alasannya tidak lain karena lahan tersebut sangat rawan terjadi longsor. Berapa maksimal tingkat kemiringan lahan yang disarankan? Lebih kurang sekitar 30 derajat. Dengan catatan, lahan yang bakal dibangun harus dibuat retaining wall atau dinding penahan untuk meminimalisir terjadinya longsor. Retaining wall ini bisa dibuat dari batu belah putih yang dipadu dengan semen. Untuk memaksimalkan fungsi retaining wall, disarankan untuk membuat ruang terbuka hijau. Tujuannya agar air hujan dapat diserap ke dalam tanah sehingga tanah tidak terbawa oleh air hujan yang memicu longsor.

Kondisi lahan

Tak lupa pula perhatikan kondisi dari lahan yang bakal dibeli. Pastikan teksturnya keras sehingga dapat menahan bobot bangunan. Namun ingat, keras tidak tidak ada batu karang di bawahnya. Bakal sulit membuat pondasi jika ada batu karang di bawah tanah. Batu karang harus dilubangi terlebih dahulu agar cukup kuat untuk pondasi. Meski relatif murah, tapi kalau lahan yang bakal dibeli ternyata terdapat karang di bagian dasarnya sebagian cari lahan yang lain. Selain butuh waktu lama untuk memukuli batu karang & kekuatannya pun lemah, septic tank untuk membuat air limbah pun sulit dibuat.

Akses & fasilitas

Coba pikirkan lagi akses menuju lahan yang bakal dibeli, sulit atau tidak dari jalan besar. Kalau relatif sulit & indikator pembangunan masih belum terlihat sedangkan mau secepatnya dibangun rumah, sebaiknya pikirkan lagi. Selain sulit bakal menyalurkan material bangunan, akses yang sulit bakal membuat Anda nantinya malas ke luar rumah karena susah kemana-mana. Tak hanya itu, tetapi juga fasilitas di sekitar lahan juga patut diperhitungkan misalnya sinyal telpon, sarana pendidikan, sarana kesehatan, atau fasilitas kebutuhan pokok.

Harga

Berapa harga lahan yang ditawarkan oleh pemilik lahan? Jika terlampau tinggi, coba tawar sesuai dengan budget yang dimiliki. Tidak lain karena pembangunan rumah nantinya bakal memakan biaya yang tidak sedikit. Hal ini karena dipengaruhi oleh biaya transportasi menuju lokasi. Belum lagi penggunaan material yang khusus atau penambahan fasilitas demi keamanan & kenyamanan penghuni rumah nantinya. Kalau memang pemilik lahan pertama tidak mau menerima penawaran harga dari Anda, coba cari pemilik lahan lainnya.

Adapun beberapa tips yang bisa dipertimbangan dalam pembangunan rumah di lahan dataran tinggi: gunakan lantai dari kayu karena cuaca di daerah pegunungan dingin sedangkan kayu dapat menyimpan panas sekaligus lebih menyatu di alam, manfaatkan rangka atap baja ringan untuk meminimalisir bobot bangunan, manfaatkan dinding dari kaca sehingga lebih leluasa melihat pemandangan alam di sekitar yang sangat indah, dan tak lupa gunakan kontraktor bangunan yang terpercaya & berpengalaman sehingga kualitas bangunan dapat sesuai harapan.

Pentingnya Ruang Hijau di Dalam/Halaman Rumah

February 21st, 2016

Ruang Hijau di Dalam atau Halaman RumahRuang hijau atau taman acap kali kurang dipedulikan oleh sebagian orang. Bahkan, ada yang justru dengan sengaja memaksimalkan lahan yang dimiliki agar rumah jadi lebih besar. Padahal, ruang hijau baik di dalam/halaman rumah menawarkan beragam manfaat bagi para penghuni rumah. Lebih dari sekedar untuk menunjang estetika interior atau eksterior rumah serta sebagai tempat rekreasi, rekreasi, & refreshing keluarga, ruang hijau di dalam/halaman rumah pun menawarkan manfaat sebagai berikut:

Memberikan kesejukan              

Ketahuilah bahwa tanaman hijau dapat menyumbangkan oksigen sehingga suasana di sekitarnya terasa sejuk. Semakin banyak tanaman hijau, produksi oksigen dapat semakin banyak. Tak heran kalau rumah yang memiliki ruang hijau baik di dalam/halaman rumah pasti akan terasa sejuk meski cuaca sedang panas terik & tidak menggunakan AC & kipas. Bandingkan bila rumah tidak memiliki ruang hijau, rumah akan terasa gersang & panas. Agar lebih maksimal ruang hijau di dalam/halaman rumah harus didukung dengan bukaan yang cukup, plafon yang tinggi, serta penggunaan atap genteng.

Bambu, menjadi tanaman yang dapat menyuplai oksigen cukup banyak ke lingkungan sekitarnya. Makanya, tanam pohon bambu dalam pot untuk di dalam rumah atau langsung di tanah untuk di halaman rumah. Lebih tepatnya, berikut kriteria tanaman yang bisa menghasilkan oksigen terbanyak: memiliki daun hijau & rimbun, menyukai kelembaban media tanam yang tinggi, serta sedikit bunga & buah.

Menyerap air hujan       

Air hujan yang tidak dapat tertampung bakal menjadi pemicu banjir. Kalau banjir terjadi, tentu saja banyak dampak buruk yang bakal dihadapi dari sisi kesehatan seperti halnya demam berdarah, ISPA, pencernaan, kulit, & lain sebagainya atau dari sisi keuangan yang mana banjir bisa merusak rumah beserta perabotan di dalamnya sehingga mau tak mau harus melakukan perbaikan rumah atau pembelian perabotan baru nantinya. Meski begitu, banjir sebetulnya bisa diminimalisir. Dimulai dari lingkungan pribadi dengan membuat ruang hijau. Tanaman yang ada di dalam/halaman rumah dapat menyerap air hujan ke tanah sehingga air hujan tidak mengalir kemana-mana yang memicu banjir. Kabarnya, bambu juga menjadi tanaman yang dapat menyerap air hujan hingga 90%. Agar lebih maksimal, hal ini harus didukung dengan sumur resapan dan biopori.

Meminimalisir polusi udara

Terutama untuk rumah yang berada di pinggir jalan, polusi udara tentunya bakal dirasakan dengan intensitas tinggi setiap harinya. Kondisi ini tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengganggu kenyamanan. Ruang terbuka hijau yang ada di dalam/halaman rumah menjadi salah satu solusi untuk kondisi ini. Pepohonan dapat mengurangi karbondioksida yang menjadi salah satu senyawa dalam polusi udara. Berikut beberapa tanaman yang digadang-gadang dapat membersihkan udara dengan baik: lidah mertua, peace lily, palem kuning, garbera daisy, snake plant, dracaena, dsb. Agar lebih maksimal bisa memanfaatkkan exhaust fan.

Terbatasnya lahan jangan jadikan alasan untuk mengabaikan ruang terbuka di dalam/halaman rumah. Ada banyak solusi untuk hal ini yang bisa diaplikasikan. Apa saja? Manfaatkan atap rumah datar untuk ruang terbuka jika di sisi kanan & kiri sudah tidak ada lagi lahan, manfaatkan balkon untuk taman kecil, atau bisa juga dengan membuat vertikal garden dengan memanfaatkan pagar beton. Lebih dari sekedar bermanfaat bagi Anda & anggota keluarga sebagai penghuni rumah, melainkan bermanfaat bagi penghuni bumi. Mengapa? Sebab, ruang hijau jadi salah satu upaya untuk menekan global warming yang bahayanya begitu luar biasa bagi penghuni bumi.